10 Besar Penyakit

Penulis : administrator


Tanggal Posting : 04 Desember 2018 15:12 | Dibaca : 24


10 Besar Penyakit RSUD Al Ihsan

Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, kemampuan hidup sehat bagi setiap setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang optimal. Derajat kesehatan yang merupakan pencerminan kesehatan perorangan, kelompok maupun masyarakat digambarkan dengan umur harapan hidup, mortalitas, morbiditas dan status gizi masyarakat. Sehat dalam pengertian secara luas, yakni bukan saja bebas dari penyakit dan kecacatan tetapi juga tercapainya keadaan kesejahteraan baik fisik, sosial dan mental.

Kondisi kesehatan masyarakat di wilayah RSUD Al Ihsan tahun 2018 dapat dicermati dari pola penyakit penderita yang berkunjung ke Rumah Sakit. Berikut menyajikan pola 10 penyakit terbanyak yang berkunjung ke Rumah Sakit sarana kesehatan yang ada.Berdasarkan data SP2TP yaitu laporan Data Kesakitan (LB1), sepanjang tahun  2018 tercatat 10 (sepuluh) besar penyakit yang mendominasi penduduk di wilayah kerja RSUD Al Ihsan dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

 

  1. DM TP 2

Diabetes melitus adalah kondisi di mana terdapat tingkat kadar gula (glukosa) yang tinggi dalam darah. Ini juga sering disebut sebagai penyakit kencing manis.

Terdapat 3 jenis diabetes: diabetes tipe 1,diabetes tipe 2, dan diabetes gestasional. Diabetes tipe 2 adalah kondisi penyakit yang berlangsung lama (kronis). Dalam diabetes tipe 2, tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan baik, hormon khusus yang diproduksi oleh sel beta dalam pankreas.

Insulin sangat penting karena mengontrol jumlah gula (glukosa) yang didapat sel-sel tubuh dari darah. Orang-orang yang menderita diabetes memiliki kadar gula yang banyak dalam darah, tetapi tidak cukup untuk sel tubuh. Kondisi ini menyebabkan komplikasi berat pada jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, sistem saraf, gusi dan gigi.

 

  1. RADICULOPATHY LUMBAR/CERVICAL

Radikulopati lumbal adalah penyakit yang berhubungan dengan saraf tulang belakang dan akar saraf di sumsum tulang belakang. Tepatnya pada area pinggang dan di bagian ujungnya.

 

  1. CHF (CONGESTIVE HEART FAILURE)

Gagal jantung kongestif, atau dalam istilah medis disebut dengan congestive heart failure (CHF) adalah kondisi di mana jantung tidak memompa cukup darah ke organ tubuh dan jaringan lain. Ketika salah satu atau dua bagian jantung tidak memompa darah keluar, darah akan menumpuk dalam jantung atau menyumbat di organ atau jaringan. Akibatnya, darah menumpuk di sistem peredaran darah.

Jika jantung sebelah kiri yang gagal berfungsi baik, sistem jantung sebelah kanan akan sesak akibat darah yang menumpuk. Di dalam, jantung tersumbat akibat kontraksi berlebih untuk mendorong darah dan dapat menyebabkan gagal jantung. Begitu juga jika bagian kanan jantung yang gagal, jantung kiri akan terganggu dan juga bisa menyebabkan gagal jantung.

 

  1. CAD (CORONARY ARTERY DISEASE)

Coronay Artery Disease (CAD) atau penyakit jantung koroner adalah kondisi di mana terjadinya penumpukan plak pada arteri koroner yang menyebabkan arteri koroner menjadi menyempit. Kondisi penyakit jantung koroner (PJK) ini biasanya disebabkan oleh terkumpulnya kolesterol sehingga membentuk  plak pada dinding arteri dalam jangka waktu yang cukup lama. Proses akumulasi tersebut disebut aterosklerosis. Seiring berjalannya waktu, PJK dapat menyebabkan otot jantung melemah, dan menimbulkan komplikasi seperti gagal jantung dan aritmia (gangguan irama jantung)

 

 

  1. HIPERTENSI

Hipertensi adalah nama lain dari tekanan darah tinggi. Tekanan darah itu sendiri adalah kekuatan aliran darah dari jantung yang mendorong dinding pembuluh darah (arteri). Kekuatan tekanan darah ini bisa berubah dari waktu ke waktu, dipengaruhi oleh aktivitas apa yang sedang dilakukan jantung (misalnya sedang berolahraga atau dalam keadaan normal/istirahat) dan daya tahan pembuluh darahnya.

Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah lebih tinggi dari 140/90 milimeter merkuri (mmHG). Angka 140 mmHG merujuk pada bacaan sistolik, ketika jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Sementara itu, angka 90 mmHG mengacu pada bacaan diastolik, ketika jantung dalam keadaan rileks sembari mengisi ulang bilik-biliknya dengan darah.

Perlu diketahui bahwa tekanan sistolik adalah tekanan maksimal karena jantung berkontraksi, sementara tekanan diastolik adalah tekanan terendah di antara kontraksi (jantung beristirahat).

 

      6. SEQ STROKE INFARK

merupakan penyakit akibat gangguan aliran darah otak yang terjadi secara mendadak (akut) yang dapat disebabkan oleh sumbatan (infark) atau oleh pecahnya pembuluh darah otak (bleeding).

 

  1. EPILEPSI

Ayan atau epilepsi adalah penyakit kronis yang memiliki ciri khas berupa kejang kambuhan yang seringnya muncul tanpa pencetus. Kejang epilepsi terjadi karena adanya gangguan sistem saraf pusat (neurologis) yang menyebabkan kejang atau terkadang hilang kesadaran.

Kejang memang gejala utama penyakit epilepsi, namun tidak semua orang yang mengalami kejang pasti mengidap kodisi ini. Umumnya, seseorang tidak dianggap mengidap ayan jika ia tidak pernah mengalami dua kali kejang atau lebih dalam waktu 24 jam kejang tanpa alasan jelas. Beberapa orang bisa sangat jarang mengalami kejang ayan, sedangkan sebagian lainnya bisa mengalami kejang hingga ratusan kali dalam sehari.

Kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

 

  1. CA MAMAE

Kanker payudara ( adalah kanker pada jaringan payudara yang timbul ketika sejumlah sel di payudara tumbuh dan berkembang secara tidak terkendali. Sel-sel tersebut dapat menyerang jaringan sekitar dan menyebar ke seluruh tubuh

 

  1. DM

Diabetes adalah penyakit yang berlangsung lama atau kronis serta ditandai dengan kadar gula (glukosa) darah yang tinggi atau di atas nilai normal.

 

  1. TB PARU

Tuberkulosis (TB atau TBC) yang juga sering disebut “flek paru” adalah gangguan pernapasan kronis yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit TBC merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting di dunia. Menurut WHO, setiap detik ada satu orang yang terinfeksi tuberkulosis di dunia. Sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi kuman tuberkulosis. Sekitar 33% dari total kasus penyakit TBC di dunia ditemukan di negara-negara Asia.

 

LAPORAN 10 BESAR PENYAKIT INST RAWAT JALAN

BULAN OKTOBER 2018

NO

KODE ICD

NAMA PENYAKIT

JML

1

E11.9

DM TP 2

1031

2

M54.1

RADICULOPATHY LUMBAR/CERVICAL

959

3

I50.0

CHF (CONGESTIVE HEART FAILURE)

919

4

I25.1

CAD (CORONARY ARTERY DISEASE)

740

5

I10

HIPERTENSI

687

6

I69.3

SEQ STROKE INFARK

658

7

G40.9

EPILEPSI

617

8

C50.9

CA MAMAE

606

9

E14.9

DM

482

10

A15.2

TB PARU

409

   

LAIN-LAIN

12362

    JUMLAH TOTAL

19470

 

 

 

Emergency Call : 022-5940872 / 022-5941709

LINK TERKAIT